Oleh: Hadiran Halawa
Matius 14: 27 “Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”
Yesus berkata kepada mereka jangan takut kepadaku dan juga jangan takut terhadap gelombang badai besar yang sedang bergelora.
Memperhatikan situasi seperti sekarang ini, dengan berbagai perubahan dan kondisi pandemic virus corona diseluruh dunia yang belum berakhir, ditambah, krisis ekonomi, suhu politik yang panas di negri kita, tentu, membuah hampir semua orang mengalami ketakutan: takut kehilangan pekerjaan, takut bisnis/usaha bangkrut. takut keluar rumah, takut kena virus corona. takut tidak mampu membiayai sekolah anak-anaknya, takut tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, bayar cicilan rumah, kendaraan takut mengalami kegagalan, takut menghadapi hari esok yang tidak pasti dan lain sebagainya
Harus diakui bahwa ketakutan adalah masalah semua orang baik yang sudah tua ataupun muda, kaya-miskin, pintar-bodoh. Semua manusiq dalam dunia ini pernah mengalami ketakutan. bahkan Yesus sendiripun dalam kapasitasnya sebagai manusia, pernha mengalami rasa takut yang luar biasa di taman getsmani pada saat detik2.mengahadapu penyaliban. jadi semua manusia pernah takut yang membedakan adalah cara seseorang mengatasi ketakutan
Ketakutan adalah tanggapan emosi terhadap ancaman, suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya. Dari sudut psikologi ketakutan adalah wajar, salah satu emosi dasar manusia selain kebahagiaan, kesedihan dan kemarahan.
Namun ketakutan akan menjadi masalah besar bila dibiarkan berlarut-larut atau berkepanjangan, karena ketika kita terus dikuasai olehnya, sukacita dan damai sejahtera kita akan terampas. maka dengan demikian kita mudah dikendalikan oleh si jahat.
Alkitab menyatakan bahwa Tuhan memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban (ayat nas). Artinya rasa takut bukanlah berasal dari Tuhan, karena itu sebagai orang percaya tidak seharusnya kita hidup dalam ketakutan. Sekalipun berada di tengah dunia yang penuh tantangan ini tidak ada alasan kita takut, "...sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia."
ada beberapa alasan kenapa kita sebagai orang percaya tidak boleh takut karena:
Roh yang ada dalam kita lebih besar
Allah beserta kita. Firman Tuhan berkata dalam Yesaya 41:10 “Janganlah takut, sebab aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab aku ini Allahmu, aku akan meneguhkna, bahkan akan menolong engkau, aku akan memegang engkau dengan tangan kananku yang membawa kemenangan
Ketakutan menjadi sebuah doa Amsal 3:25
Ketakutan melemahkan Iman kita, mengapa kamu takut hai kamu yang kurang percaya. kalau iman bertambah subur otamatis ketakutan lenyap demikian sebaliknya.
Ketakutkan melemahkan sistim imun tunuh kita, dan bisa menyebabkan kematian.
Rasa takut yang berlebihan dapat membuat fungsi tubuh bereaksi terlalu ekstrim yang bisa merusak jaringan jantung, bahkan bisa membuat jantung berhenti berdetak. Ketakutakn bisa membunuh kita.
Kalimat "jangan takut" tercata 365 hari, sama dengan jumlah hari dalam setahun, itu artinya Tuhan mau berkata kepada kita setiap hari jangan takut. Apapun yang menakutkan bagi kita hari hari ini, ingat firman Tuhan hari ini jangan takut. jangan biarkan ketakutan menguasai hidup kita.
Tidak ada hal yang ditakutkan dalam dunia ini, kecuali ketakutan itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar